Bahkan, aku tidak ingat persis dimana awal bisa menutup lembar berwarna abu-abu. Sudahlah, tak perlu lagi diingat sesak sendirian itu. Sekarang, aku patut bersyukur dan berbahagia atas apa yang sudah Tuhan anugerahkan saat ini. Jelas, Tuhan tidak main-main dalam skenario yang manusia tidak mampu dalam imajinasi sekalipun. Ucaplah dalam hati, “terima kasih, Tuhan”.
Selesai.
Hari ini aku ingin selesai Selesai untuk meminta Bertanya Mendengar Menunggu Teruskan kamu dengan hobimu Keinginanmu Ketidaksiapanmu Egomu Bawa serta semua maafmu Jangan ajak aku lebih jauh lagi Dalam hubungan tidak ada tujuan arah ini Jangan sentuh aku lagi Jika semua angan itu hanya ada di kepalamu Terlambat aku menyadarinya Bahwa aku terlarut nyaman senang sementara Yang aku bisa ucapkan adalah terima kasih.
Komentar
Posting Komentar